Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Senin, 27 Mei 2019

Jadikanlah Shalat Sebagai Penolongmu


Judul Buku     : Jadikanlah Shalat Sebagai Penolongmu
Penulis Buku  : Abdul Malik al-Qasim
Penerbit         : Darul Qasim lin Nasyr
Cetakan          : I, 2005
Ketebalan       : 133
ISBN                : 979-3956-40-2


Shalat merupakan salah satu tiang agama bagi umat Islam, dimana pokok segala urusan tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah. Shalat juga ikatan akhir yang akan hilang dari agama kita, jika kita menghilangkan shalat maka akan hilang pula agama secara keseluruhan.
Perkara shalat juga tidak bisa dipandang sebelah mata, Allah SWT senantiasa mengingatkan kita untuk menunaikan shalat dimana ditulis dalam (Q.S Al-Baqarah: 1-3) yang berbunyi:
"Alif laam miim. Kitab (al-Qur-an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang berirnan kepada yang ghaib, yang rnendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami anugerahkan kepada mereka.
Buku  yang berjudul Jadikanlah Shalat Sebagai Penolongmu ini menulis tentang pentingnya menunaikan ibadah shalat, kedudukan shalat dalam agama Islam, hukum meninggalkan shalat serta kesungguhan orang-orang sebelum kita dalam menunaikan ibadah shalat.
Buku karya Abdul Malik al-Qasim ini mengingatkan ketika seseorang meninggalkan shalat maka hilanglah agama Islam dari orang tersebut, meninggalkan shalat juga akan mendatangkan adzab yang pedih, dan  bagi mereka yang meninggalkan shalat maka akan dimasukan ke dalam Al-Ghayyu yaitu lembah di Neraka Jahannam yang sangat buruk dan dalam.
 Shalat juga sebagai penolong bagi hamba Allah yang membutuhkan pertolongan, dengan mendekatkan diri kepada Allah dan menjalankan segala perintahnya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya dan memudahkan segala urusannya. Allah juga akan menolong hambanya yang sedang dalam kesusahan.
Kisah menarik dari buku ini adalah kisah-kisah orang terdahulu yang sangat istimewa dalam menjalankan ibadah shalat, para pengikut nabi Muhammad SAW di zamannya tidak pernah melalaikan shalat, mereka berbondong-bondong datang ke masjid dan melakukan shalat berjamah.
Buku ini juga menceritakan kisah Umar bin al-Khattab yang tidak sadarkan diri ketika ditikam dan mendapatkan luka yang cukup parah, tetapi tiba-tiba beliau sadar dan bangun dari pingsannya ketika sahabatnya menyebutkan “Shalat wahai Amirul Mukminin. Engkau telah shalat”, dan Umar bin Al-Khattab pun tersadarkan dan segera melaksanakan shalat dengan darah mengalir deras dari lukannya.
Buku ini dapat membuat para pembacanya iri akan kesungguhan hati dan perbuatan orang-orang terdahulu dalam menunaikan ibadah shalat sekaligus menyadarkan para pembaca atas kelalaiannya di dunia yang hanya sementara ini.
Yuliana Ramawati

0 komentar:

Posting Komentar