Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

MOMEN

Jumat, 08 Mei 2020

IKHLAS KEPADA ORANG TUA




Manusia lahir ke dunia ini tidak lepas dari peran orang tua. Dengan kekuasaan Allah swt , orang tua melahirkan anak, lalu dididik, dibesarkan sampai dewasa. Begitu besar jasa orang tua pada anak.  Maka dalam banyak ayat Al Quran disebutkan bahwa setelah berbuat baik/ibadah kepada Allah, lalu diperintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Berbakti penuh keikhlasan merupakan keutamaan. Bentuk berbakti itu antara lain:
1.            Memperhatikan orang tua
Sebagai anak, kita harus memperhatikan orang tua. Berbakti dan memperhatikan orang tua sangat dianjurkan terutama oleh agama Islam.  Lantaran orang tualah,  dengan izin Allah, manusia  lahir ke dunia. Karunia Allah atas manusia melalui orang tua ini merupakan anugerah yang luar biasa. Karena tidak  semua janin yang dikandung seorang ibu itu lahir ke dunia.
Begitu besar kebaikan memperhatikan dan  berbakti kepada orang tua. Sampai-sampai Rasulullah saw bersabda ”Allah akan memberikan balasan sebanding ibadah haji yang mabrur kepada seseorang yang memandang wajah orang tuanya (memperhatikan dan berbakti) kepada orang tuanya”. (HR. Rafi’i)
2.            Berdo’a untuk orang tua
Salah satu bentuk berbakti kepada orang tua adalah selalu berdo’a untuk orang tua. Banyak kebaikan dari do’a anak untuk orang tuanya antara lain akan dilancarkan rezekinya. Rasulullah Saw bersabda:” Apabila seorang hamba tidak lagi berdo’a untuk kedua orang tuanya, maka akan terputuslah (sulit) rezekinya”. (HR. Ad Dailamy).
3.            Tidak berani kepada orang tua
Meskipun orang tuanya berpendidikan rendah dan kurang pengalaman, seorang anak harus taat kepadanya dan  tidak boleh berani. Bahkan dalam tuntunan agama Islam, meskipun orang tua itu beda agama, maka harus tetap dihormati.  Dalam hal ini Allah menegaskan dalam Al Quran S. Lukman:  14 – 15 :” Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik ) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada-Ku  kamu sekalian kembali. Dan jika keduanya  (orang tuamu) memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, namun pergaulilah keduanya di dunia ini secara  baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
Kalau anak sampai berani kepada orang tua, memejahijaukan orang tua, melawan, bahkan menganiaya orang tua, berarti anak itu sudah kehilangan nurani. Mereka tidak tau terima kasih dan tidak beradab. Balasan pada anak yang durhaka ini tidak perlu menunggu kalau anak itu nanti mati. Untuk itu Rasulullah saw mengingatkan kepada para anak yang durhaka dalam salah satu sabdanya:” Dua pelanggaran yang Allah akan laksanakan di dunia ini ialah pembangkangan dan berani kepada orang tua”. (HR Thobarani).

Lasa Hs