Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Selasa, 17 Desember 2019

SITI CHAMAMAH SOERATNO; Cendekiawan dan Aktifis ‘Aisyiyah




SOERATNO, Siti Chamamah (24 Januari 1941 -                ) adalah putri dari pasangan K.H. Hanad Noor dan Hj. Juhariah Kauman Yogyakarta. Kakeknya bernama K.H. Lurah Noor adalah Ketua Kelompok Putihan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Chamamah dibesarkan dalam keluarga yang agamis, sekolah di SD Muhammadiyah Ngupasaan  yang saat itu masih bernama HIS. Kemudian ia melanjutkan ke SMP Muhammadiyah Putri, lalu ke Sekolah Menengah Atas Agama. Dari sini ia memelajari bahasa Arab dan mampu membaca kitab kuning. Seusai mengikuti pendidikan di SMA Agama tersebut kemudian ia masuk Fakultas Sastra dan Budaya (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) UGM pada jurusan  Sastra Timur lulus tahun 1967. Kemudian ia menempuh S2 di Ecole des Hautes Etides en Science Sociate (EHESS) Paris Prancis. Disini beliau menempuh Pendidikan Bahasa Prancis dan Bahasa Arab (1975 – 1977).  Disamping itu ia pernah mengikuti pendidikan bahasa Belanda di Leiden (1983 – 1984), pendidikan penelitian di Belanda (1983 – 1985, 1987 – 1989), pendidikan penelitian di Jerman (1987 – 1989) dan pendidikan Penelitian di London Inggris (1984 – 1988).
            Beliau pernah menjadi asisten Prof. Soemadi Soemowidagdo dalam matakuliah Bahasa Arab dan Islamologi di Fakultas Sastra & Budaya UGM.   Putri Kauman ini meraih gelar doktor dari Fakultas Sastra & Kebudayaan UGM pada tahun 1988. Jabatan Guru Besar diraihnya dari UGM dan pengukuhannya diselenggarakan pada tanggal 24 Januari 1994 dengan orasi ilmiah berjudul Wawasan Pragmatis; Tinjauan atas Azas relevansi di dalam Pembangunan Bangsa.
Sebagai pakar kesusasteraan Melayu, Chamamah Soeratno pernah dipercaya sebagai sekretaris jurusan Sastra Arab, ketua jurusan Sastra Prancis, dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM, Kepala Pusat Studi Korea UGM, Sekretaris Majelis Wali Amanah UGM.  Wanita karir ini juga pernah mengajar di Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (YKPN), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Wangsa Manggala (sekarang Universitas Mercu Buana), IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, IAIN (sekarang UIN) Walisanga Semarang, dan dosen tamu di Universitas Gunadarma Jakarta.
Aktifis ‘Aisyiyah ini juga menjadi anggota World Conference on Religion and Peace (WCRP), anggota International Conference on Religion and Peace (ICRP), anggota International Moslem Women Union (IMWU) periode 2007 – 2010. Beliau juga aktif di Dewan Pakar ICMI Yogyakarta, dan pemimpin majalah Suarah ‘Aisyiyah .
Pada usia remaja (1965)  Siti Chamamah telah menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, kemudian karirnya di ‘Aisyiyah menduduki posisi penting antara lain pernah menjadi bendahara, sekretaris, dan wakil ketua ‘Aisyiyah. Pada tahun 1995 – 2000 beliau duduk sebagai anggota Majelis Tarjih danTajdid PP Muhammadiyah. Pada tahun 2000 – 2005, 2005  – 2010 beliau mendapat amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah
Karya-kary tulis beliau antara lain; 1) Kharisma Tokoh Indonesia Lama dan Masalah-Masalahnya (1981); 2) Pengantar Teori Filologi (1085); 3) Hikayat Iskandar Zulkarnain; Analisis Resepsi (1991); 3) Variasi Sebagai Bentuk Kreatifitas Pengarang Kedua Dalam Dunia Sastra Melayu Hikayat Banjar (1994); 4) Khasanah Budaya Kraton Yogyakarta II (2001); 5) Penelitian Sastra; Tinjauan Teori dan Metode (2001); 6) Kraton Jogja; The History and Culture Heritage (2004); 7) Muhammadiyah Sebagai Gerakan Seni dan Budaya; Sebagai Warisan Intelektual yang Terlupakan (2009); 8) Perjalanan ke Akherat (karya untuk jenjang Sarjana Muda); 9) Hikayat Raja Jumjunah (karya untuk jenjang S1); 10) Une version Malaise du Roman d’Alexandre d’apres le Mnuscrit Oriental Mal. Pol. 101 de la Bibliotheque Nationae de Paris (hasil peneltian untuk jenjang S2 )
Begitu besar jasanya pada bangsa dan Persyarikatan Muhamadiyah, maka pada tahun 2014, beliau mendapatkan UMM Award dari Universitas Muhammadiyah Malang.
(Imran Nasri & Lasa Hs)

0 komentar:

Posting Komentar