Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Sabtu, 14 Maret 2020

BEKERJA KERAS : Tulisan - 1




Setiap orang pasti ingin maju dan berhasil dalam kehidupan mereka. Hari ini diusahakan agar lebih baik dari kemarin. Besok harus lebih baik dari hari ini. Sedangkan untuk mencapai keberhasilan, orang harus berani bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, dan bekerja tuntas.
          Keberhasilan dan kemajuan seseorang akan tercapai antara lain karena memahami apa makna hidup. Hidup adalah anugerah Allah yang sangat berharga. Anugerah itu harus disyukuri antara lain dengan melakukan dan menghasilkan sesuatu yang positif. Salah satu pilihan untuk menghasilkan yang positif adalah bekerja keras. Bekerja memiliki banyak makna dan bukan sekedar mencari uang. Bekerja dapat dinilai sebagai salah satu bentuk syukur dan beribadah kepada Allah swt. Sebab dengan melalukan suatu pekerjan berarti kita memanfaatkan potensi yang ada pada diri kita dan orang lain.
          Putaran otak, gerakan tangan, dan langkah kaki untuk menggapai kemanfaatan diri atau orang lain, sebenarnya merupakan langkah positif meskipun belum menghasilkan. Agama apapun tidak mengajarkan pemeluknya untuk bermalas-malasan. Pada umumnya agama dunia menganjurkan umatnya untuk berusaha dan bekerja. Sebab dengan melakukan pekerjaan atau bekerja akan menaikkan status sosial seseorang dan tidak membebani orang lain.
          Suatu ketika Rasulullah saw kedatangan seorang laki-laki yang mengadukan kefakirannya. Mendengar keluhan itu, lalu Rasulullah saw memberikan 2 (dua) dirham dan bersabda:”Apakah kamu memiliki sesuatu ?. ”Tidak, wahai Rasulullah” Jawab orang itu. Lalu orang itu diberi uang sebanyak 2 (dua) dirham lagi oleh Rasulullah saw dan beliau bersabda :”Terimalah uang ini. Belilah makanan sekedarnya untuk kamu dan keluargamu. Sisanya coba belikan kampak. Dengan kampak itu engkau mencari kayu di hutan lalu juallah kayu itu untuk memenuhi kebutuhanmu yang lain”. Setelah 15 hari dari pertemuan itu, lelaki itu sowan kepada Nabi Muhammad saw dan matur :”Wahai Rasulullah, Alhamdulillah sungguh Allah telah memberikan barakah kepada kami sekeluarga sebagaimana Rasul perintahkan kepada kami. Alhamdulillah kini kami telah mengumpulkan uang sebanyak 10 (sepuluh) dirham. Uang yang 5 (lima) dirham saya gunakan untuk membeli makanan untuk anak isteri, dan yang 5 (lima) dirham saya gunakan untuk membeli pakaian mereka”. Mendengar cerita itu, Rasulullah saw nampak berkenan lalu bersabda :”Hal itu lebih baik daripada kamu meminta  kepada orang lain”.
          Dengan bekerja seseorang akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi bila dibandingkan dengan orang yang tidak bekerja. Orang yang bekerja itu mau bersusah payah. Mereka tidak dipandang rendah oleh orang lain. Bahkan predikat orang bekerja menjadi ”penghasil sesuatu” dan bukan lagi sebagai peminta. Dengan kata lain, bahwa orang bekerja itu ibarat baju yang bermerek yang harganya tentunya lebih tinggi dari baju yang tidak bermerek.
          Orang-orang yang bekerja dalam bidangnya dengan baik, akan memberikan makna dalam kehidupan dan namanya akan dikenang sepanjang masa.Sekecil apapun pekerjaan seseorang asal dilakukan dengan tekun dan baik, maka akan memberikan makna tersendiri. Dalam hal ini, Martin Luther Jr., pernah mengatakan :”Kalau anda terpanggil menjadi tukang sapu jalan, maka sapulah jalan itu seperti Michelangelo melukis, atau seperti Bethoven mengubah musik. Bahkan seperti Shakespeare menulis sajak., Sapulah jalan itu dengan baik, sehingga semua penghuni surga dan bumi akan berhenti sejenak untuk mengatakan :”Di sini pernah hidup seorang tukang sapu jalan yang hebat yang sangat baik kerjanya”.

Bersambung

Lasa Hs

0 komentar:

Posting Komentar