Kompetensi dan profesionalisme pustakawan melalui sertifikasi kompetensi, merupakan sebuah pilihan penting dalam pengembangan profesi pustakawan. Urgensi sertifikasi adalah untuk mendapatkan pengakuan resmi atas kompetensi kerja, meningkatkan mutu layanan perpustakaan, serta mengangkat profesionalisme pustakawan.
Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (FPPTMA) bekerjasama dengan FPPTMA Korwil Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), dan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Lampung, menyelenggarakan kegiatan Pelantikan FPPTMA Korwil Sumatera Bagian Selatan dan Workshop Sertifikasi. Acara berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, di Gedung K.H. Abdul Rozak Fachruddin, Universitas Muhammadiyah Metro lampung. Acara juga berlangsung secara hybrid. Jumlah peserta yang hadir secara offline sejumlah 60 orang. Sedangkan peserta online sejumlah 370 peserta.
Acara dimulai dari pembukaan, pembacaan kalam Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars FPPTMA. Acara dilanjutkan dengan keynote speech oleh rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tema workshop kali ini sangat bagus, yaitu “Menjadi Pustakawan yang Kompeten, Profesional, dan Adaptif”. Beliau juga berharap agar perpustakaan yang sekarang dihadapkan dengan banyak tantangan di era teknologi, seharusnya mampu mewujudkan perannya dan berdampak nyata dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan Al Islam KeMuhammadiyahan di kalangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah.
Irkhamiyati, SIP., M.IP, sebagai Ketua Umum FPPTMA melakukan pelantikan kepada pengurus baru FPPTMA Korwil Sumbagsel. Sambutan dan pengarahan disampaikan oleh beliau sebagai bentuk motivasi untuk terus bersemangat menggerakkan organisasi FPPTMA demi kemajuan Perpustakaan PTMA dan literasi dunia.
Irkhamiyati, SIP., M.IP, sekaligus sebagai narasumber pertama menyampaikan tentang “Kebijakan dan Urgensi Sertifikasi Pustakawan”. Beliau yang sekaligus juga sebagai asesor sertifikasi pustakawan dan asesor akreditasi perpustakaan menyampaikan akan pentingnya sertifikasi bagi pustakawan. Hal yang melandasi sertifikasi pustakawan adalah sebagai wujud pengembangan kompetensi diri yang menjadi motivasi sampai kapanpun. Tujuan utamanya adalah agar mampu membuktikan profesionalitasnya, sehingga mampu memberikan layanan yang memuaskan, dan adaptif terhadap perkembangan jaman.
Rangga Agung Primayadi, S.S.I, sebagai narasumber kedua, dari Lembaga Sertifikasi Pustakawan menyampaikan materi tentang “Skema dan Mekanisme Sertifikasi Kompetensi”. Beliau menyampaikan tentang apa saja syarat sertifikasi, bagaimana prosedur pendaftaran, sampai mekanisme pelaksanaan asesmen sertifikasi. Diskusi berlangsung seru setelah narasumber menyampaikan materinya. Banyak manfaat diperoleh dari acara ini. Acara ditutup dengan penyusunan program kerja oleh Pengurus FPPTMA Korwil Sumbagsel didampingi oleh Ketua Umum FPPTMA. Rapat menghasilkan berbagai program kegiatan yang bersumber pada analisis kebutuhan dan permasalahan di Korwil, berserta rencana solusinya, yang dituangkan dalam program kerja.


0 Komentar