Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

MOMEN

Rabu, 09 Agustus 2017

Workshop Klasifikasi Islam Internasional di IIUM (Live Report)




Workshop ini diikuti sekitar 200 peserta dari PT Malaysia, UMY adalah satu satunya dari Luar Negeri. Acara tersebut diawali dengan sambutan Kepala Perpustakaan IIUM, Prof. Dr. Basri Hasan. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Prof. Dr. Abdelaziz Berghout WR Int.and industry and community relation. Beliau menyatakan betapa penting peran perpustakaan Islam dalam pengembngn ilmu ilmu islam. Dijelaskan juga bahwa sejak dulu, Perpustakaan Islam sudah mengenal klasifikasi. Klasifikasi tersebut bertujuaan ituk memudahkan pemustaka dalam menemukan koleksi yang mereka cari.
Acara tersebut kemudian dilanjutkan oleh pemakalah Assoc.prof Solehah Yaacob Dep.of.Arabic and language.IIUM.
Abad keemasan islam dimulai sejak awal tahun hijriyah. Saat itu perkembngn ilmu ilmu islam ditulis dalam bahasa Arab, persi dan yunani kuno. Perkembngan literatur islam meliputi teologi, sejarah, filsafat dll. Islam telah melahirkan ilmuwan terknal spt Ibnu Rusy, Ibnu Sina, Al Ghazali. dikatakan selanjutnya bhw penglompokan ilmu ilmu islam meliputi teologi, fisika, metafisik, filsafat, politik gramar dan bhs, logika. Masing masing melahirkn tokoh terknal dalam bidang mreka. Kejayaan ini nampak pd masa Bani Umayyah.

Dikatakan selanjutnya bahwa pemikiran Aristoteles mempengaruhi pemikiran Al Faraghi, Ibnu Sina, maupun Ibnu Rusyd. Perlu pengembangan klasifiksi Islam karena memiliki keunikan, antra lain Islam telah melahirkan berbagai pengetahuan dan ilmuwan dunia.


kemudian pada sesi 2 tentang The need for an authentic classific for islam and past efforts in building the classification schemes.by Balqis Suja dan Arfah Md Isa.

Ia memaparkan bahwa :

  1. Pengelompokan pengetahuan merupakan kegiatan fundamental
  2. Seleksi hadis telah dimulai sejak awal abad 8
  3. Perkembangan pemikiran muslim telah melahirkan sistem klasifikasi sejak AL Kindi sampai Al Dihlawi 1703 - 1762.
Sejarah klasifikasi diawali oleh Abu Yusuf Yakub ibn Ishak al kindi dalam kitab fikihnya telah mengelompokan menjadi fardhu ain dan fardu kifayah. Sementara itu Ghazali telah mengolompok agama wahyu dan non wahyu/alami, ilmu mukasafah dan husuli dalam tasawuf, ilmu syar'i dan aqliyah atau dalil naqli dan aqli, fardu ain dan fardhu kifayah.


Dari situ maka di Perpustakaan memunculkan konsep klasifikasi koleksi. Ia menjelaskan bahwa Perlunya klasifikasi dengan alasan bahwa klasifikasi merupakan dasar library science utk mengorganisir pengetahuan, dan mempermudah temu kembali informasi. Sejauh ini banyak sistem klasifikasi yg telah digunakan.
Ada beberapa macam klasifikasi, yaitu :

  1. Universal scheme spt UDC, ddc, bc, cc, dab lcc.
  2. Nat.general scheme spt Nederlandse Basis Class, SAB, Nippon Dewey.Chinese lib.class.
  3. Subject spesific sheme spt NLM, iconclass, moyd 4.home grown schemes

Pemateri berikutnya Balqis Suja' dan Arfah Md Isa adalah pustakawan IIUM menyatakan bahwa telah terbit buku buku klasifikasi dan tajuk subjek Islam seperti Arab Class.Scheme (Abu al Nur, 1973), Islam, outline of Class.Scheme (Ziauddin Sardar, 1978), Wan Alias Wan Abullah's DDC expansion form Islam, 1982, Adaptation of DDC in the Midle East (Mahvas K.Momeni, 1985),Daftar Tajuk Subjek Islam dan Klasifikasi Islam (M.Kaelani Eryono, 1990).

Sementara itu Perp.IIUM mengembngkn LCC seksi Islam dg pemikiran bhw selama ini dlm kepustakwanan Perp.PT berkiblat ke Barat, sistem klass.LCC lebih rinci, dan umat Islam perlu memiliki klasifikasi Islam internasional.

Memang sebagian besar perpustakaan PT Malaysia menggunakan LCC, sedangkan sebagian besar perp sekolah dan perpustakaan umum menggunakan DDC termasuk Perpustakaan Negara Malaysia.
Sistem Klass.Islam yg dirancang sejak 2004 ini nampaknya akan disempurnakan lagi dan rencana akan mengundang pustakawan Islam ASEAN termasuk Indonesia.
Beberapa pertimbangan pengembangan ini antara lain:
  1. Perlu klasifikasi Islam Internasional yg.independen dan komprehensif 
  2. LCC memiliki sejumlah nomor yg lebih rinci dan nomor utk perluasan 
  3. untuk mengunpulkan  berbagai sumber,user friendly, mempermudah katalogisasi.




Lasa Hs