Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Minggu, 29 Oktober 2017

MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN ISLAM (RESENSI)

Judul         : Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam
Penulis      : Musthafa Kamal Pasha (Allahu Yarham) & Ahmad Adaby Darban (Allahu Yarham)
Penerbit    : Yogyakarta: Surya Mediatama


“Muhammadiyah Sekarang ini lain dengan Muhammadiyah yang akan datang. Maka teruslah kamu bersekolah, menuntut ilmu pengetahuan di mana saja. Jadilah guru, kembalilah kepada Muhammadiyah, jadilah meester, insinyur dan lain-lain dan kembalilah kepada Muhammadiyah (KH.Ahmad Dahlan)
               Pesan pendiri Muhammadiyah ini tertulis pada sampul belakang buku tersebut. Pesan yang mendalam ini mendorong warga Muhammadiyah untuk selalu belajar dan belajar di manapun dalam bidang apapun. Kepandaian itu lalu digunakan untuk mengembangkan amal usaha Muhammadiyah yang kini bergerak dalam berbagai bidang. Kini Muhammadiyah tidak saja memperhatikan dan mengembangkan dakwah, tetapi sudah merambah ke bidang pendidikan, pengembangan sumber daya masyarakat, ekonomi, kesehatan, perpustakaan, kebudayaan, dan lainnya.
               Memang benar, era yang dihadapi Muhammadiyah kini dan akan datang berbeda jauh dari masa-masa ketika Muhammadiyah sedang berdiri. Perkembangan amal usaha ini sangat luar biasa. Maka pemikiran KH Ahmad Dahlan ternyata mampu menembus dimensi waktu yang tak lekang oleh perubahan jaman.

               Buku ini menyajikan kebangkitan umat Islam dimulai dari Dinasti Umaiyah (661-750). Saat itu kekuasaan Islam memang membentang dari Afrika Utara, sebagian India, Afganistan, Turkistan, Samarkand an sebagian besar kerajaan Rumawi Timur. Saat itu telah berdiri perguruan tinggi Islam terkenal seperti Universitas Iskandariyah dan Universitas Naisabur. Pada periode ini juga telah lahir mujahid besar dalam bidang fiqh seperti Muhammad Idris as-Syafii sebagai imam mazhab Syafii dan penulis kitab Al Um, imam Malik bin Anas, dan imam Ahmad bin Muhammad bin Hambal pendiri mazhab Hambali. Kemudian diuraikan perkembangan dan kebangkitan Islam pada masa Abbasiyah, Dinasti Umaiyah di Spanyol, dan Dinasti Fatimiyah.
               Pada bab-bab berikutnya diuraikan kebangkitan kembali dunia baru Islam dengan menampilkan pemikiran-pemikiran Ibnu Taimiyah, sampai pada pemikiran Sayed Abdul A’la Maududi. Pembahasan ini diteruskan dengan gerakan modernisasi di Indonesia.
Buku yang dicetak berulang kali ini menguraikan latar belakang berdirinya Muhammadiyah, baik faktor subyektif maupun faktor obyektif. Juga disajikan secara ringkas perkembangan kepemimpinan Muhammadiyah sejak KH Ahmad Dahlan sampai periode KH Faqih Usman/periode KH A.R. Fakhrudin (Pak AR).
               Buku yang ditulis oleh salah seorang pendidi UMY ini perlu dipahami oleh setiap warga Muhammadiyah agar tidak kehilangan ruh perjuangan dan tidak keluar dari Khittah Muhammadiyah.


Lasa Hs-Perpustakaan UMY

0 komentar:

Posting Komentar