Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Selasa, 06 Maret 2018

KIAT LOLOS CALL FOR PAPER bagian 2


TUJUAN PENULISAN PAPER
Tujuan
            Perlunya penulisan ilmiah di kalangan pustakawan dimaksudkan untuk:
1. Mengembangkan dan meningkatkan profesi pustakawan
            Pustakawan sebagai profesi yang bergerak dalam bidang informasi dan keilmuan masih perlu peningkatan kemampuan mereka terus menerus, berjenjang, dan berkesinambungan. Dengan peningkatan keahlian dan ketrampilan ini diharapkan mampu meningkatkan jiwa profesional mereka. Jiwa profesional akan tumbuh pada diri seseorang apabila didasari oleh penguasaan ilmu pengetahuan/knowledge, kepribadian/personality, keahlian/skill, dan tanggung jawab.
2. Memasyarakatkan profesi pustakawan
            Profesi pustakawan merupakan profesi relatif baru di negeri ini. Maka dapat dimaklumi bahwa profesi ini masih dianggap asing oleh sebagian masyarakat. Oleh karena itu profesi ini perlu dimasyarakatkan dan dikembangkan terus menerus antara lain melalui penulisan ilmiah.
3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tulisan ilmiah bidang perpustakaan
            Perkembangan bidang apapun dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas karya tulis di bidang itu. Apabila rendah kualitas dan kuantitas karya tulis tersebut, maka akan lamban perkembangan bidang tersebut bahkan lama kelamaan akan hilang dari peredaran.
4. Memposisikan profesi pustakawan sejajar bahkan lebih dari profesi-profesi lain
            Semula memang posisi pustakawan masih dipandang sebelah mata. Namun dengan semakin banyaknya karya tulis (artikel, makalah seminar, workshop, buku) oleh pustakawan maka citra itu semakin baik. Oleh karena itu perlu peningkatan kemampuan penulisan bagi pustakawan agar posisi profesi ini sejajar dengan profesi lain. Sebab suatu profesi akan diakui oleh masyarakat apabila mereka yang berkecimpung di profesi itu mampu menunjukkan prestasi atau kualitas keilmuan. Kualitas intelektual seseorang itu bukan sekedar diukur dengan gelar maupun tingginya jabatan fungsional. Kualitas profesional dapat diukur melalui kualitas intelektual yang bisa dibuktikan pada kualitas karya tulis seseorang. Hamka, Hasbi Ashidiqi dan lainnya diakui keilmuannya melalui karya tulis mereka, meskipun mereka itu tidak menyandang gelar formal akademik. 
Karya Tulis Ilmiah
            Seseorang melakukan kegiatan penulisan pada dasarnya memberikan informasi atau memberikan hiburan kepada orang lain. Penulis memang ada yang ingin memberikan informasi tentang realitas keadaan, fakta, atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Setelah pembaca tahu, maka ia dapat melakukan pengecekan keadaan yang diketahui melalui tulisan itu. Lalu orang dapat mengecek langsung kebenaran suatu fakta. Tulisan ini disebut tulisan faktawi karena penulisannya didasarkan pada fakta, data, dan keadaan sebenarnya. Dari kondisi faktawi inilah nanti kemudian diolah dan ditulis dengan sistem ilmiah dan akan menjadi tulisan ilmiah. Yakni tulisan yang menyajikan pengetahuan ilmiah, ditujukan kepada para ahli atau masyarakat tertentu, dan ditulis mengikuti penulisan ilmiah yang berlaku.
Ciri-ciri Karya Ilmiah
            Tulisan ilmiah memiliki ciri yang dapat dibedakan dari karya lain. Ciri-ciri itu antara lain:
  1. Menyajikan fakta, data, dan keadaan sebenarnya
  2. Ditulis dengan secermat dan sejujur mungkin/accurate and truthful
  3. Ditulis dengan sistem tertentu
  4. Tidak memihak/disinterested
  5. Tidak emosional/not emotive
  6. Mengesampingkan pendapat yang tidak memiliki dasar/unsupported opinion
  7. Tidak berdebat/not argumentative
  8. Tidak berlebihan
  9. Jelas, tegas, singkat, dan teliti
(W. Paul Jones, 1959 dalam The Liang Gie, 1992: 91).
Kecuali itu, seorang penulis ilmiah terutama penulis buku, laporan penelitian, artikel ilmiah, karya akademik dan lainnya hendaknya bersikap:
  1. Menjaga kebenaran hakiki tulisan
  2. Menyampaikan ide dengan bahasa yang bisa dipahami oleh masyarakat pembaca yang dituju
  3. Memerhatikan kepentingan redaksi/penerbit dan mengetahui selera bahasa terbitan
  4. Tanggap dan mengikuti saran redaksi dan mitra bestari/peer group
  5. Jujru atas tulisan dan pengetahuan yang dimiliki
  6. Menghormati karya/pendapat orang lain
  7. Bertanggung jawab atas isi tulisan.


0 komentar:

Posting Komentar