Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Senin, 05 Maret 2018

MASTINI HARDJOPRAKOSA; Perintis PNRI


Nama Mastini Hardjoprakosa MLs tidak bisa dipisahkan dengan Perpustakaan Nasional RI. Beliaulah yang merintis berdirinya Perpustakaan Nasional RI yang berlokasi di Jl. Salemba Raya 28 A Jakarta Pusat itu. Putri Bapak Hardjoprakosa (Pejabat tinggi Kraton Mangkunegaran) ini lahir di Mojogedang Sragen 7 Juli 1923 dan merupakan anak ke enam dari 7 (tujuh) bersaudara. Beliau semula berprofesi sebagai guru Sekolah Rakyat (sekarang Sekolah Dasar/SD). Gara-gara radang tenggorokan, maka beliau diajak temannya untuk hijrah ke Jakarta bekerja di Perpustakaan Nasional RI. Pada tahun  1955, beliau ditugasi untuk memperdalam ilmu perpustakaan di Belanda. Kemudian pada tahun 1972 beliau berhasil menyabet gelar MLs dari Universitas Hawai Honolulu. Wanita yang suka lotek, gado-gado dan suka nonton film ini berhasil menggoalkan Perpustakaan Nasional RI atas bantuan tanah dan gedungnya dari Ibu Tien Soeharto (Allahu yarham) melalui Yayasan Harapan Kita. Saat itu memang Indonesia belum memiliki perpustakaan nasional bila dibanding dengan negara-negara Asean. Perpustakaan Nasional RI saat itu diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 11 Maret 1989. Ibu Mastini menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Nasional RI pertama kali dan menjabat selama dua periode. 
Beliau sakit di usia tua, dan berpulang ke Rahmatullah tanggal 3 April 2017 pukul 12.20 . Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata berangkat dari rumah duka Jl. BDN II No. 77 Cilandak tanggal 4 April 2017.                                 
          Sesuai tuntutan dan kemajuan informasi dan ilmu pengetahuan, maka kini kita memiliki gedung Perpustakaan Nasional RI berlantai 24 di Jl. Medan Merdeka Selatan.Konon gedung itu merupakan gedung Perpustakaan Nasional tertinggi di dunia , meskipun belum yang terbesar. 


Lasa Hs


0 komentar:

Posting Komentar