Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Jumat, 08 Juni 2018

MENCUAT BERKAT MINAT DAN BAKAT


“Janganlah kita dipusingkan oleh anggapan tidak adilnya Tuhan dalam membagi-bagi bakat kepada masing-masing orang. Adapun yang menjadi masalah bagi kita ialah bagaimana memanfaatkan bakat yang sudah ada pada diri kita itu, dan dengan tekun mempergunakannya sksn tercapai sesuatu yang tinggi  (Allan Loy McGinnis).
            Tiap orang memiliki bakat dan potensi yang berbeda.Bakat dan minat seseorang perlu digali dan dicoba. Orang yang tak pernah mau mencoba, maka selamanya tidak akan tau bakat dirinya.
            Bakat yang ada pada diri seseorang perlu dikembangkan dengan gigih untuk mencapai keberhasilan. Dengan kegigihan, sesuatu yang nampaknya mustahil ternyata menjadi kenyataan. Apabila seseorang punya kegigihan, insya Allah apa yang mustahil akan terwujud menjadi kenyataan. Orang ini akan berhasil daripada orang-orang yang cerdas tetapi malas.Sampai-sampai pepatah Cina kuno menyatakan bahwa lantaran kegagalan seorang bodoh sekalipun mampu memindah gunung karena memiliki kegigihan. Tidak semua orang harus menjadi polikus, penyanyi, bintang film, da’i kondang, dan lainnya bila ingin sukses. Dengan kegigihan dalam mengembangkan bakat dan minat, insya Allah akan berhasil dalam hidup. Sebab kegigihan merupakan energi yang menggerakkan seseorang untuk bekerjs lagi, bersemangat, dan menumbuhkan rasa percaya diri.  
            Walt Disney  mencuat namanya dengan mengembangkan bakat dan minatnya terhadap dunia kartun. Dalam bidang yang mungkin tidak menarik banyak orang ini justru  mampu mengantarkan Disney memperoleh 700 penghargaan lebih antara lain 31 Oscar, 5 Emmy Award, dan lainnya.
            Kehidupan Disney di kala kecil sangat sengsara. Sejak kecil dia harus bekerja keras. Bersama abangnya yang bernama Roy, dia harus mengurusi ladangnya  seluas 50 hektar . Ketika dia berumur 10 tahun terpaksa menjadi loper koran. Ia mulai bekerja menganatr koran sejak pukul 03.30 dini hari pada saat orang-orang masih tidur nyenyak. Disney juga sering membantu ibunya berjualan susu sapi. Ketika ia duduk di sekolah menengah sudah bekerja di kantor pos sebagai tenaga paruh waktu/part time untuk membeayai sekolahnya.
            Minat dan bakatnya di bidang kartun memang telah kelihatan sejak kecil. Meskipun demikian, ia tidak serta merta sukses begitu saja. Kendala, kesulitan, dan hambatan lebih dulu menghadangnya. Master kartun dunia ini pernah ditolak sebagai kartunis oleh Kansas City Star. Ia pernah bekerja di suatu agen periklanan. Di sini dia bekerja tidak lama. Karena karyanya saat itu jelek, mak iapun diberhentikan.
            Perjalanan hidup Disney ternyata bisa berubah bahkan melesat berkat kegigihan dalam pengembangan bakat dn minatnya terhadap dunia kartun. Bersama kawannya, mereka mendirikan iklan Iwerk Disney Corporation. Dalam perjalannan usaha ini ternyata  mengalami kebangkrutan.
            Tidak lama kemudian, beliau mendapat kontrak dari seorang dokter gigi. Dengan uang kontrak inilah dia mengadu nasib ke Holywood. Di sana, ia masuk kantor satu ke kantor lain bidang pefilman melamar sebagai sutradara. Nasib mujur nampaknya belum menghampirinya, maka sebagaian besar perusahaan itu belum menerimanya.
            Pekerjaan belum diperoleh, uangnya hampir habis. Dengan sisa uang 5 dolar ia kembali ke California. Sesampai di rumah  ia nampak murung dan putus asa. Roy, sebagai kakaknya memahami betul apa yang dirasakan adiknya itu. Roy pun menghibur dan menyemangatinya. Sekecil apapun bakat dan minat seseorang apabila ditekuni dan dikembangkan pasti mencapai keberhasilan.
            Setelah berhari-hari merenung lalu bersemangat lagi untuk berkarya. Dengan imajinasinya yang kuat.akhirnya ia menemukan keberhasilan setelah menciptakan tokoh tikus lucu Mickey Mouse. Raja kartun inipun kemudian mendirikan Disneyland sebagai tempat hiburan keluarga  yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai mancanegara.
            Demikian pula dengan Elvis Presley yang namanya melegenda sampai saat ini. Elvis yang  punya minat dan bakat tarik suara itu mencuat namanya berkat ketekunan dan kemauan yang kuat.  Ketika ia berumur 15 tahun telah bekerja sebagai pengiring tamu di Theather Loew dengan gaji 12.50  dolar per minggu. Ia bekerja sejak pukul 17.00 sampai pukul 22.00 malam. Ia bekerja di sini tidak terlalau lama, dan keluar. Lalu ia bekerja Marl Metal Company. Atas saran ibunya, Elvis Presley keluar dari perusahaan ini. Setelah lulus sekolah menengah ia menjadi sopir truk di Crown Electric Company. Dengan kegigihan dan ketekunan tarik suara ini, kini almbumnya telah terjual hampir satu milyar.



Lasa Hs


0 komentar:

Posting Komentar