Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Rabu, 19 September 2018

MENGEMBANGKAN POTENSI PENULISAN KEPUSTAKAWANAN (Tulisan – 5)


Menulis sebagai pengembangan kreativitas.
            Menulis memerlukan kreativitas, menciptakan hal baru, ide baru, pemikiran  baru, atau cara baru. Oleh karena itu penulis harus selalu berpikir untuk menciptakan sesuatu yang baru/belum pernah ada.  
Ciri-ciri orang kreatif
  1. Terdorong untuk berprestasi
Mereka yang memiliki motivasi tinggi ingin selalu berprestasi. Mereka memacu dirinya untuk berkompetisi (meskipun dengan dirinya sendiri), berusaha menjadi terdepan/pertama dalam bidangh-bidang tertentu. Upaya pencapaian prestasi ini disebut dengan achievmenet motivation atau needs for achivement.
Motif berprestasi ini merupakan dorongan untuk menyelesaikan kesukaran, mengatasi kesulitan, dan berusah untuk melebihi prestasi orang lain. Oleh karena itu motif berprestasi ini dapat dipahami sebagai motif yang mendorong individu untuk mencapai kesuksesan. Kesuksesan tidak harus diukur dengan materi, kedudukan, jabatan, maupun pangkat. Kesuksean dapat juga diukur dengan ukuran keberhasilan kompetisi itu sendiri antara lain dapat diukur degan prestasinya sendiri sebagai ukuran keunggulan/standard of excelence. 
  1. Optimis berhasil
Kata Teddy Rooselvelt (mantan Presiden Amerika Serikat) “Seluruh sumber daya yang anda perlukan itu sebenarnya telah ada pada diri anda.Anda telah memiliki segala yang diperlukan untuk menjadi pemenang”. Pesan ini mendorong orang untuk selalu optimis dalam menghadapi berbagai persoalah hidup.  Sebab dalam diri orang telah disediakan alat penangkal kegagalan.
Optimis adalah kegigihan memperjuangkan sasaran. Orang yang optimis tidak gentar menghadapi kegagalan dan tantangan. Sebab dalam pikirannya telah tertanam keyakinan bahwa dalam setiap kegiatan hanya ada dua pilihan yakni gagal atau berhasil. Bila gagal, dia siap menerima kegagalan dan berusaha untuk bangkit lagi. Kemudian bila usaha itu berhasil, maka inilah yang diharapkan dan akan berusaha mempertahankan keberhasilan tertentu. Kemudian orang yang memiliki optimisme tinggi biasanya memiliki kecakapan:
a.Tekun dalam mencapai tujuan meskipun ditemukan hambatan dan kesulitan;
b.Bekerja dan berusaha dengan harapan sukses
      c.Berpandangan bahwa segala sesuatu itu pasti ada solusinya.
Dengana optimisme yang tinggi, orang bisa mencapai keberhasilan meskipun tadinya biasa-biasa saja.
  1. Mandiri
Sikap mandiri merupakan kemampuan seseorang untuk tidak tergantung pada orang lain serta bertanggung jawab atas apa yang dilakukaknnya. Orang yang kemandiriannya kuat akan memiliki inisiatif, mampu mengatasi kesulitan, percaya  diri, dapat melakukan kegiatan sendirian tanpa bantuan orang lain. Dalam mengatasi kesulitan ini, Michael Jordan mengingatkan “Obstackles don’t have to stop you. If you run into a wall, don’t turn around and give up. Figure out how to climb it/Adanya tantangan janganlah menghentikan langkah anda. Apabila anda menghadapi tembok (kesulitan, hambatan, duka, penderitaan dll.) jangnlah berputar dan menyerah. Cobalah temukan jalan keluar bagaimana anda bisa memanjatnya.
            Kemandirian seseorang dapat dilihat dari aspek emosi, aspek ekonomi, aspek intelektual, dan aspek sosial (T. Havighurst, 1972). Dari aspek emosi, orang dikatakan mandiri apabila telah mampu mengontrol emosi diri dan tidak terpancing oleh emosi maupun kemarahan orang lain. Dia tidak cepat gembira apabila mendapatkan kegembiraan. Orang ini juga tidak cepat sedih apabila menerima penderitaan. Semua itu disikapi dengan wajar-wajart saja. Dari segi ekonomi, orang dapat dikatakan mandiri apabila tidak lagi menggantungkan kebutuhan ekonominya kepada orang lain. Orang ini betul-betul ingin berdiri di atas kekuatan sendiri. Dia tidak ingin merepotkan orang lain apalagi menjadi benalu orang lain. Orang dikatakan mandiri secara intelektual apabila memang betul-betul mampu mengatasi masalah yang dihadapinya. Dia yakin bahwa setiap persoalan pasti ada jalan keluar dan setiap masalah pasti ada solusinya. Secara sosial, orang dikatakan mandiri apabila orang itu mampu mengadakan interaksi dengan orang lain tanpa menunggu aksi dari orang lain. Orang yang mandiri akan percaya diri dan mudah bergaul dalam bermasyrakat. Dengan modal ini orang akan dikenal masyarakat secara luas. Dari sinilah dia bisa mengekspresikan diri dan mengembangkan diri dan berani bersaing secar aterbuka. 
4.Berinisiatif
            Orang yang berinisiatif adalah orang yang mampu menangkap bahkan mampu menciptakan peluang dan sekaligus mampu memanfaatkan peluanag itu. Adapun cirri-ciri orang yang berinisiatif antara lain:
a.       Siap memanfaatkan peluang
b.      Mengejar sasaran lebih dari yang diharapkan
c.       Berani melanggar batas-batas yang tidak prinsip agar tugas dapat dilaksanakan
d.      Mengajak orang lain untuk melakukan sesuatu yang tidak lazim dan bernuansa petualangan
  1. Berani menghadapi kegagalan
Seperti yang pernah dikatakan oleh Abraham Lincoln bahwa yang penting bukan kegagalan itu yang ditangisi, tetapi bagaimana orang itu bangakit dan bangkit setelah mengalami kegagalan. Kata-kata ini dilontarkan oleh anak manusia yang berkali-kali mengalami kegagalan. Lincoln pada umur 7 tahun dan keluarganya diusir dari rumahnya. Pada umur 22 tahun ia bekerja dan tak lama dipecat. Pada usianya yang ke 31 tahun ia mencalonkan diri sebagai angota legislatif tapi gagal.Kemudian pada usianya yang ke 34 dan 39 mencalonkan diri sebagai anggota Kongres tetapi juga gagal. Saat itu juga ditinggal mati ketiga anak-anaknya.
      Semangat yang membara tetap menyala meskipun berulang kali mengalami kegagalan. Di usianya yang ke 45 tahun ia mencalonkan diri sebagai anggota Senat Amerika Serikat. Ia kemudian  mencalonkan diri sebagai Presiden AS pada umur ke 47, dan berhasil menjadi Presiden AS di usianya yag ke 51.
  1. Komitmen
Komitmen adalah usaha menyelaras diri dengan sasaran kelompok. Orang yang amemiliki komitmen adalah mereka yang:
  1. Siap berkorban untuk pemenuhan kepentingan kelompok
  2. Menggunakan nilai-nilai kelompok dalam pengambilan keputusan
  3. Aktif mencari peluang untuk memenuhi misi kelompok
Bersambung
Salam Iqra’

Lasa Hs

0 komentar:

Posting Komentar