Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Minggu, 28 Oktober 2018

DISIPLIN KERJA


Disiplin kerja sangat memengaruhi produktivitas dan kinerja lembaga (perpustakaan). Di satu sisi, disiplin kerja merupakan kekuatan yang berkembang di kalangan pegawai sehingga mereka berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kesadaran yang tinggi karena adanya peraturan, kebijakan, keputusan, dan nilai-nilai lembaga.
Sikap dan kesediaan pegawai untuk mentaati norma, kultur, dan peraturan lembaga akan memperlancar pelaksanaan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing pegawai. Dengan adanya disiplin kerja yang tinggi, akan diperoleh efisiensi dan efektivitas lembaga.
Untuk memahami kedisiplinan kerja, kiranya dapat dipelajari dan dipahami kedisiplinan kerja lebah. Lebah memiliki sistem kerja yang baik. Dalam hal ini, Allah berfirman dalam Q.S. An Nahl: 68 – 69 yang artinya :”Dan Tuhanmu  mewahyukan kepada lebah :”Buatlah  sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia”. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya bagi yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan”.
          Meskipun lebah sebagai makhluk tak berakal, namun apabila kita perhatikan, lebah memiliki sistem kerja yang baik. Mereka punya perencanaan, pembagian kerja yang teratur, dan disiplin kerja yang tinggi. Dalam hal ini, Djalaludin (2014) menjelaskan bahwa rata-rata sekitar 60 – 70 ribu lebah hidup dalam sebuah sarang. Meskipun populasi yang begitu besar, serangga ini mampu melakukan pekerjaan masing-masing secara terencana dan teratur. Satu koloni lebah biasanya terdiri dari empat kelompok, yakni lebah ratu, lebah jantan, lebah betina, dan lebah pekerja. Mereka memiliki tugas masing-masing secara teratur sesuai job description mereka, sehingga tidak terjadi overlapping.
Lebah ratu adalah lebah yang bertanggung jawab dalam proses reproduksi dalam koloni lebah madu. Lebah ratu ini biasanya merupakan satu-satunya lebah yang melakukan proses perkawinan. Umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dari lebah biasanya.
Setiap kelompok lebah memiliki tugas masing-masing. Lebah ratu hanya satu ekor dalam setiap koloni dan bertugas mengawal seluruh kegiatan lebah betina dan lebah jantan. Adapun komposisi kromosomnya diploid sehingga dapat menghasilkan keturunan. Badan lebah ratu ini lebih besar karena sejak dalam bentuk larva ini diberi makan royal jelly yang kaya akan khasiat. Tugas utama lebah ratu ini adalah kawin dan bertelur. Lebah ratu yang aktif, konon mampu bertelur kira-kira 2.000 (dua ribu) butir sehari. Sedangkan harapan hidupnya, seekor lebah ratu sampai 3 (tiga) tahun.
Lebah jantan mendapat tugas untuk mengawini lebah ratu, dan anehnya lebah ini mati setelah melakukan tugasnya. Lebah jantan ini merupakan lebah hasil perkawinan (sehingga diploid) yang diberi makan nektar dan madu biasa (bukan royal jelly).
          Lebah betina bertugas mengumpulkan serbuk-serbuk sari dari nektar. Kemudian madu merupakan produk dari hasil pengolahan makanan ini dan disimpan dalam sarang lebah untuk makanan, termasuk untuk larva dan pupa. Ada juga lebah betina yang bertugas membersihkan sarang  dan menjaga anak-anak lebah. Harapan hidup lebah betina yang melakukan pekerjaan tersebut sekitar 3 (tiga) bulan.
          Lebah pekerja bertugas untuk melaksanakan seluruh kegiatan yang berhubungan dengan sarang. Mereka melakukan berbagai tugas secara bergantian. Selama 3 (tiga) hari pertama dalam hidup mereka digunakan untuk membersihkan sarang. Mereka bertanggung jawab untuk memeriksa sel-sel yang akan digunakan oleh lebah ratu untuk meletakkan telurnya. Mereka juga bertugas mengumpulkan kotoran yang ada dalam sel-sel yang telah ditinggalkan oleh larva yang telah lahir. Lebah-lebah itu juga mengatur kelembapan dan temperatur di dalam sarang. Apabila dibutuhkan, untuk menjaga kelembapan dan temperatur ini, mereka mengepakkan sayap-sayap pada pintu masuk sarang untuk membuat angin.
Pelajaran bagus bagi kita, bahwa dalam suatu lembaga (perpustakaan) diperlukan pembagian tugas yang tegas secara tertulis. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga jangan sampai terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan pekerjaan. Untuk itu diperlukan standar kerja yang jelas. Dengan adanya standar kerja ini diharapkan mampu mewujudkan kedisplinan kerja yang baik. Dengan adanya kedisiplinan kerja yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas (barang & jasa).
          Untuk menegakkan dan meningkatkan kedisiplinan kerja, kiranya perlu dilakukan berbagai pendekatan. Pendekatan itu antara lain berupa pendekatan kedisiplinan preventif, kedisiplinan korektif, dan kedisiplinan progresif (Haiandja, 2002).
Kedisiplinan preventif adalah tindakan yang mendorong pegawai untuk mentaati peraturan, kebijakan, dan nilai-nilai suatu lembga tempat mereka bekerja. Tindakan ini sekaligus mencegah adanya pelanggaran terhadap peraturan maupun norma-norma yang berlaku dalam suatu komunitas/lembaga. Oleh karena itu kepada mereka perlu ditanamkan kesadaran berdisiplin kerja dan bukannya pemaksaan.
Kemudian yang dimaksud dengan kedisiplinan korektif adalah tindakan yang dilakukan untuk mencegah adanya pelanggaran. Tindakan ini dilakukan untuk memperbaiki perilaku, sistem kerja, dan memertahankan standar lembaga (perpustakaan). Dengan adanya standar yang baku suatu lembaga, berarti lembaga itu mampu mempertahanan mutu.
Kedisiplinan progresif adalah tindakan yang berupa peringatan atas pelanggaran agak berat atau adanya pelanggaran yang berulang-ulang. Tindakan ini dapat diekspresikan dengan perilaku:
1.   Memberi teguran lisan;
2.   Memberi peringatan tertulis 3 (tiga) kali;
3.   Dilakukan skorsing dalam waktu tertentu (seminggu, sebulan, dua bulan dll) tergantung tingkat pelanggarannya;
4.   Dilakukan pemberhentian dengan hormat atau tidak hormat sesuai tingkat pelanggarannya.

 Lasa Hs

0 komentar:

Posting Komentar