Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Jumat, 12 Oktober 2018

SEPUTAR KONFLIK Tulisan - 2 Penyebab konflik


Konflik tidak sekonyong-konyong terjadi begitu saja, tetapi dipicu dari berbagai sebab yang  terjadi sebelumnya. Konflik dalam suatu organisasi (perpustakaan misalnya) bisa terjadi karena beberapa hal. Dalam hal ini Fisher, (2000, dalam Lasa Hs 2009: 39) menyatakan bahwa penyebab konflik dalam organisasi adalah sebagai berikut:
1.     Saluran dialog yang ada, tidak berfungsi dengan baik
Konflik bisa terjadi lantaran komunikasi dua arah kurang lancar bahkan cenderung macet. Maka dialog nyaris hilang. Hal ini bisa saja disebabkan oleh kepemimpinan yang otoriter, tertutup, tidak mau menerima masukan dari anak buah. Bisa juga hal ini terjadi karena bawahan dianggap bodoh dan dianggap tidak memiliki hak berbicara.
2.     Keluhan-keluhan yang tidak direspon.
Beberapa keluhan, ketidaksetujuan, bahkan masukan dari bawahan maupun pihak lain tidak mendapatkan tanggapan, bahkan disepelekan. Keadaan seperti ini lama- kelamaan bisa meledak dan bisa membahayakan eksistensi organisasi. Anak buah nampaknya diam, tetapi bisa saja diam mereka itu justru menyusun kekuatan untuk melawan. Keadaan ini apabila tidak bisa diantisipasi sebelumnya, maka bisa menjadi bom waktu bagi suatu lembaga (perpustakaan)
3.     Terjadi keadaan yang tidak stabil, tidak adil
Perlakuan yang tidak adil, mementingkan kelompok tertentu dan menekan kelompok yang lain akan menimbulkan konflik besar dalam suatu organisasi. Untuk itu, pimpinan harus adil kepada seluruh kelompok kerja organisasi (perpustakaan). Pimpinan perlu menghargai karyawan yang berprestasi dan memberikan peringatan kepada mereka yang melakukan pelanggaran. 
4.     Struktur organisasi
Penyusunan struktur organisasi sebenarnya dimaksudkan untuk melancarkan tugas, kewajiban, tanggung jawab, dan wewenang. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, sering terjadi kesalahpahaman. Bahkan ada beberapa kelompok kerja yang tidak mau mengikuti struktur, berlawanan dengan angaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi. Mereka kadang menempuh jalan pintas untuk mencari kekuasaan sendiri bersama kelompoknya. Kejadian ini bisa menimbulkan konflik berkepanjangan dan akan memunculkan kepemimpinan tandingan.

Bersambung

Lasa Hs


0 komentar:

Posting Komentar