Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Rabu, 09 Januari 2019

106 Tahun Muhammadiyah: Ta’awun Untuk Negeri Tulisan 3


                                             BERUBAH UNTUK KEMAJUAN 

3. Berani Menghadapi Resiko
            Salah satu hal yang membedakan orang sukses dan gagal adalah keberanian menghadapi resiko. Orang yang berhasil antara lain berani memperjuangkan ide, cita-cita,  tujuan,  dan berani menghadapi resiko yang telah diperhitungkan serta berani bertindak.
Salah satu contoh orang yang berani menghadapi resiko adalah Wright bersaudara. Kakak beradik ini berani mempertaruhkan nyawa untuk membuktikan teori/gagasannya bahwa mesin yang lebih berat dari udara itu bisa terbang. Mereka berdua nekad melakukan percobaan penerbangan meskipun nyawa taruhannya. Namun berkat percaya diri dan berani menghadapi resiko, maka penemuan kakak beradik itu melahirkan pesawat terbang yang dapat kita nikmati sampai sekarang.
           
4.Mampu membaca & memanfaatkan peluang
Salah  satu indikator menuju perubahan dan pengembangan adalah mampu membaca dan memanfaakan peluang, Betapa banyak diantara para pimpinan perpustakaan yang tidak mampu membaca peluang. Kalaupun mampu membaca peluang, belum tentu mampu memanfaakan peluang. Bahkan kemungkinan kecil dapat menciptakan peluang. Peluang itu harus dicari dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Beberapa peluang misalnya perhatian pimpinan, adanya diklat, adanya seminar, sponsor dan kerjasama , dan lainnya.

5.Bekerja Profesional
Sekecil apapun suatu bidang atau pekerjaan, kalau dilakukan secara tekun,bersungguh-sungguh, insya Allah akan mencapai keberhasilan. Keberhasilan tidak harus diukur dengan melimpahnya uang dan tingginya jabatan. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa keberhasilan itu tidak tergantung pada profesi, tetapi pada prestasi.
Keberhasilan juga dapat diukur dari pencapaian passionnya. Sedangkan passion tidak akan jatuh dari langit dan tidak akan tumbuh dari bumi. Untuk mewujudkan passion harus bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas, dan bekerja tuntas.
Betapa banyak para kepala perpustakaan yang bekerja asal jalan dan dapat tunjangan. Mereka datang, duduk, dapat duit. Mereka bekerja rutin dan kurang profesional.  Maka perpustakaan yang dipimpin hanya begitu-begitu saja. Mereka kurang memahami manajemen, tidak mengerti  kepemimpinan, dan kurang paham tentang seluk beluk kepustakawanan.

6.Perubahan itu Bertahap
Untuk merubah dan mengembangkan kinerja perpustakaan perlu adanya target dan tahapan. Perubahan yang dilakukan secara mendadak dan keterpaksaan kadang menimbulkan keresahan bahkan kadang perlawanan.
Oleh karena itu, maka tiap perpustakaan (terutama perpustakaan PTMA) perlu memiliki visi,  misi, tujuan, dan program kerja yang jelas. Visi yang baik disusun memiliki jangka waktu capaian 20 – 25 tahun. Dari sini dapat disusun tahapan capaian setiap 5 tahunan. Secara bertahap, capaian 5 tahunan ini dapat dicapai melalui rencana kerja/capaian setiap  tahun. Dengan tahapan seperti ini akan terjadi perubahan dan kemajuan yang bisa diukur.
 
Bersambung

Lasa Hs

0 komentar:

Posting Komentar