Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Minggu, 20 Januari 2019

Transformasi Peran Pustakawan Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Layanan Perpustakaan yang Humanis


Endang Fatmawat
Pustakawan UNDIP Semarang

Abstrak
Artikel ini mengemukakan bagaimana transformasi peran pustakawan dalam mewujudkan layanan perpustakaan yang humanis. Di era teknologi informasi  ini memungkinkan pemustaka menjadi asosial, karena mereka lebih senang berintegrasi dengan perangkat teknologi dalam akses informasi daripada bertanya kepada pustakawan.
Permasalahannya adalah bagaimana pustakawan mentransformasi perannya agar dapat mewujudkan layanan perpustakaan yang humanis. Humanis berarti memanusiakan manusia, sehingga pustakawan membutuhkan berbagai parameter yang diperlukan pemustaka.
Untuk mewujudkan layanan yang humanis, maka perlu adanya layanan orientasi pemustaka, dan kompetensi. Pustakawan harus memiliki daya juang yang tinggi,kreatif, dan inovasi.
Pustakawan perguruan tinggi menjadi agen perubahan perpustakaan terutama dalam memberikan layanan yang humanis. Layanan yang humanis akan memiliki dampak positif bagi pemustaka. Untuk itu diperlukan fasilitas yang humanis, sarana prasarana  yang ergonomis, dan berbagai kegiatan yang humanis.

(Bunga Rampai Layanan Perpustakaan Berbasis Humanisme, 2013: 39)





0 komentar:

Posting Komentar