Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Jumat, 04 Oktober 2019

K.H. ABDURRAHMAN; Perintis dan Tokoh Muhammadiyah Pekajangan



 
  ABDURRAHMAN, (K.H. 1879  - 3 Februari 1966), lahir di Pekajangan Kedungwuni Pekalongan putra H. Abdulkadir. Di kala kecil, beliau mengaji dari pondok satu ke pondok lain, dari satu kiyai ke kiyai lain seperti Kiyai Amin (Ponpes Banyuurip), Kiyai H. Agus (Ponpes Kenayagan) Kiyai Abdurrahman (Ponpes Wonoyoso) dan Kiyai H. Idris (Ponpes  Jamsaren Surakarta),
Setelah merasa pengetahuannya cukup, beliau melakukan dakwah dari masjid ke masjid, dari daerah satu ke daerah lain. Kemudian beliau mendirikan pengajian Ambudi Agama. Pengajian ini mendapat respon baik dari masyarakat dan pesertanya semakin banyak. Namun pengajian ini tidak berlangsung lama karena adanya Undang-Undang Guru Ordonansi. Maka Abdurrahman mulai berpikir perlunya ada gerakan yang terorganisir. Kemudian beliau pergi ke Yogyakarta bersama teman akrabnya bernama Kiyai Asmu’i untuk mengetahui lebih jauh tentang Muhammadiyah. Setiba di Yogyakarta, keduanya disambut baik oleh Pimpinan Muhammadiyah. Sejak itu lalu diutuslah  da’i-da’i Muhammadiyah ke Pekajangan seperti H. Muchtar, H. Abdulrahman Mahdum, dan H. Wasool Ja’far. Kegiatan ini berjalan mulus dan berkembang dan pada tanggal 15 November 1922 berdirilah Muhammadiyah Cabang Pekajangan.
            Keberadaan Muhammadiyah di Pekajangan Pekalongan ini semula menimbulkan pro dan kontra. Berkat kelihaian dan kecerdasan Kiyai Abdurrahman maka Muhammadiyah diterima secara baik oleh masyarakat. Beberapa kiyai Comal tertarik dengan gerakan Islam ini, dan akhirnya berdirilah Muhammadiyah Cabang Comal.
K.H. Abdurrahman wafat dalam usia 87 tahun , yang seminggu sebelumnya isterinya telah mendahuluinya dalam usia 78 tahun. Beliau meninggalkan aset besar bagi Muhammadiyah seperti masjid, sekolah-sekolah, gedung Muhammadiyah dan gedung ‘Aisyiyah dan gedung Mu’allimin Muhammadiyah yang megah di Pekajangan, Kitab-kitabnya yang banyak itu diserahkan ke Majelis Tabligh.
(Lasa Hs)


0 komentar:

Posting Komentar