Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Jumat, 04 Oktober 2019

PERPUSTAKAAN SEBAGAI LEMBAGA LAYANAN PUBLIK


Perpustakaan sebagai organisasi publik memberikan jasa layanan informasi kepada masyarakat umum dengan mengutamakan kepuasan pemustaka sebagai pelanggan (customer). Hal ini berbeda dengan organisasi bisnis yang juga memberikan layanan umum, tetapi mengutamakan keuntungan.
            Memang diantara organisasi profit dan nonprofit itu terdapat kesamaan tugas. Yakni memberikan layanan jasa kepada masyarakat. Layanan jasa organisasi profit mengutamakan keuntungan materi. Sedangkan organisasi nonprofit tidak mengutamakan keuntungan materi. Oleh karena itu dalam operasionalnya, organisasi nonprofit boleh mengutip dana dari masyarakat untuk kegiatan operasional. Dalam hal ini Oleck dalam Lasa Hs (2009:9) memberikan alasan bahwa organisasi nonprofit boleh mengambil dana dari masyarakat dengan beberapa alasan:
a.       public benefit, yakni dana yang dipungut dari masyarakat itu merupakan keuntungan yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum, seperti halnya rumah sakit, lembaga pendidikan, dan layanan lembaga pemerintah.
b.      Mutual benefit, yakni dana yang diperoleh itu merupakan keuntungan yang dapat dinikmati bersama oleh seluruh anggota organisasi nonprofit seperti halnya yang terjadi pada koperasi, organisasi profesi, dan kelompok-kelompok tertentu
c.       Private benefit , yakni organisasi itu mengutip dana dari masyarakat sekedar biaya operasional dan tidak mencari keuntungan secara berlebihan. Tentunya dalam hal ini sangat berbeda dengan organisasi bisnis.
Perpustakaan sebagai lembaga informasi dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat tidak menitikberatkan keuntungan materi. Kemudian dalam memberikan layaan ini menitikberatkan pada layanan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan mereka. Maka perpustakaan dapat dikatakan sebagai lembaga nirlaba.
      Apabila ditinjau dari segi penghasilan dan dan sifat pengendalian usaha, lembaga nirlaba dapat dibagi menjadi 4 (empat) yakni:
a.       Lembaga donatif
Lembaga donatif adalah lembaga yang dana operasionalnya berasal dari sumbangan/donasi masyarakat. Lembaga seperti ini antara lain; Palang Merah Indonesia, LAZISMU, panti asuhan yatim piatu, dan lainnya
b.      Lembaga komersial
Lembaga komersial adalah suatu lembaga yang sumber dananya berasal dari pembayaran masyarakat berdasarkan pelayanan yang diberikan. Lembaga yang dapat dikategorikan kelompok ini antara lain toko, mall, biro perjalanan, biro jasa, dan lainnya
c.       Lembaga bersama
Lembaga bersama adalah suatu lembaga yang memiliki penghasilan yang diperoleh dari usaha sendiri dan disokong oleh masyarakat. Lembaga yang dapat dikategorikan ke dalam kelompok ini antara lain lembaga pendidikan, rumah sakit, dan lainnya
d.      Lembaga kewirausahaan
Lembaga kewirausahaan adalah lembaga yang mnajemennya dikendalikan oleh professional atau wirausahawan yang dalam operasionalnya bersifat independen. Lembaga dalam kategori ini ini adalah pabrik, perusahaan, industry dll.
                        Perpustakaan sebagai lembaga layanan publik, maka dalam layanannya harus terbuka kepada masyarakat (library for all)  tanpa membedakan status kewarganegaraan, pendidikan, perbedaan politik, agama, maupun jenis kelamin, meskipun dalam layanannya ada pembatasan.

Lasa Hs

0 komentar:

Posting Komentar