Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Kamis, 09 Juli 2020

RESENSI BUKU: MUDA. BERDAYA. KARYA RAYA!


RESENSI BUKU: MUDA. BERDAYA. KARYA RAYA!
Muda Berdaya Karya Raya - Republika Penerbit
Judul              : Muda. Berdaya. Karya Raya!
Penulis          : Fahd Pahdepie
Editor              : Triana Rahmawati
Penerbit         : Rebuplika Penerbit, Jakarta
Tahun Terbit : 2019
ISBN               : 9 786025 734724quarterb
Tebal              :  xx + 336 halaman.

Konon, fase terberat dalam hidup adalah usia dua puluhan. Jika seseorang berhasil melewati fase ini dengan baik, hidup akan baik-baik saja hingga akhir. Jika gagal, segalanya menjadi lebih berat lagi di fase berikutnya. Setiap orang mengalami Quarter life crisis tentang penemuan jati diri. Melalui buku ini, Fahd Pahdepie bercerita dan mengajak kita melihat betapa serunya melewati fase hidup yang menegangkan ini.
Buku Muda. Berdaya. Karya Raya! adalah sebuah jurnal tentang perjuangan melewati krisis perempat usia yang ditulis oleh Fahd Pahdepie, ia adalah alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), pada tahun 2018 mendapatkan Outstanding Achievement Award dari UMY dan menjadi alumni termuda yang menerima pengharhaan itu.  Buku ini menceritakan tentang perjalanan hidup penulis, merasakan bagaimana jatuh secara luar biasa, dan kini ia telah menjadi seorang penulis, pengusaha dan aktivis. Jadi buku ini adalah sebuah kisah nyata.
Fahd Pahdephie tidak ingin menjadikan buku ini sebagai panduan hidup bagi pembacanya, karena setiap orang mempunyai masalahnya sendiri yang unik dan tentu saja latar belakang, lingkungan dan identitas diri yang berbeda akan melahirkan masalah-masalah yang berbeda pula. Sehingga tidak akan bisa menggunakan satu formula untuk mencari jalan keluar.
Kelebihan
Fahd Pahdepie membawakan buku ini dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti, buku ini dilengkapi dengan quote di setiap bab, kata-kata sederhana yang mampu menjadi pengobat hati. Quote yang paling singkat dan mengena di hati adalah “Jadilah penulis. Jika Kau mati, kata-katamu tidak”. Dapat dimaknai bahwa menulis bukan sekedar royalti dan popularitas, tetapi sebuah kebermanfaatan.
Fahd di dalam buku ini memberikan sebuah gambaran hidup yang ia jalani dan ia pilih dengan banyak pertimbangan, meninggalkan zona nyaman yang mungkin bagi sebagian orang itu adalah hal gila, namun dia tidak ingin mengatakan bahwa keputusannya adalah hal paling benar, dia hanya ingin menjadi Fahd yang bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang.
Membeli buku atau membaca buku ini Anda telah memberi sepiring makan kepada orang miskin, anak jalanan dan mereka yang kehabisan bekal di perjalanan. Fahd Pahdepie mengajak kita untuk berbagi. 
Kekurangan
Buku ini adalah buku perjalanan hidup Fahd Pahdephie, mungkin tidak semua orang yang membaca akan setuju dengan keputusan-keputusan yang diambil. Sehingga buku ini harus dibaca oleh orang yang berpikiran terbuka dan mampu membawa diri.
Ditulis oleh Umi Haniati, Pustakawan STIKES Muhammadiyah Gombong.




0 komentar:

Posting Komentar