Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

Senin, 31 Agustus 2020

BERANI dan SABAR

 


Berani dan sabar merupakan dua unsur yang saling terkait. Keterkaitan itu bagaikan dua sisi mata uang yang keduanya saling mendukung. Orang yang mampu bersabar terhadap duka dan derita adalah orang yang kuat. Orang seperti ini tidak takut lagi bila sewaktu-waktu menghadapi penderitaan.

Sabda Rasulullah Saw. :”Apabila Allah Swt. menghendaki kebaikan pada seseorang, maka Allah akan menimpakan musibah padanya sebagai ujian untuk memperkuat diri” . (HR. Bukhari dari Abu Hurairah).

          Memperkuat hadist ini, Imam Ghazali menyatakan :”Hakikat sabar adalah tetap tegaknya dorongan agama ketika berhadapan dengan hawa nafsu. Sedangkan dorongan agama merupakan hidayah dari Allah kepada manusia untuk mengenalNya, mengenal RasulNya, mengetahui dan mengamalkan ajaranNya”.

          Orang dengan sikap saar seperti itu dapat digolongkan sebagai orang sabar yang sempurna (shabrun jamil). Yakni sabar yang tidak memperlihatkan keluhan dan rintihan. Jadi apabila seseorang menerima cobaan masih mengeluh dan merintih kepada orang lain, maka sikap ini belum dikatakan sebagai sabar yang sempurna.


Lasa Hs.

 

0 komentar:

Posting Komentar