Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

MOMEN

Kamis, 21 Januari 2021

DADIA GURU, AJA GRUMUTAN LAN AJA NGGRUMUT DUWEKE LIYAH

NASIHAT PENDAHULU KITA

TULISAN - 8

DADIA GURU, AJA GRUMUTAN LAN AJA NGGRUMUT DUWEKE LIYAH

 

Nasihat nenek moyang kita tersebut cukup singkat tetapi padat makna. Dadia guru N bermakna sedapat mungkin jadilah orang yang digugu (didengar, ditunggu nasihatnya, dinantikan tulisannya (buku, artikel, dll). Juga ditiru (diteladani, dicontoh, dan diikuti) perilaku, perangai, tindakan, dan perjuangan dan kerja kerasnya.        

Orang yang digugu lan ditiru itu tidak harus secara formal mendapat SK sebagai tenaga pendidik (guru, dosen, tutor, dll). Mereka itu adalah sosok yang menyebarkan ilmu pengetahuan, nilai, dan ajaran dan bisa memberikan contoh perilaku yang baik dan benar. Apa yang dikatakan itu sesuai apa yang dilakukan. Mereka berani merubah perilaku diri dari yang jelek menjadi yang baik. Perilaku ini akan melahirkan kepribadian yang kokoh untuk menjadi orang yang lebih baik. Kalau orang sudah menjadi baik perkataan, perilaku, dan sikap hidupnya sesuai ajaran agama yang dianutnya atau nilai-nilai moral yang berlaku, maka  mereka itu akan memiliki kedudukan yang eksis dalam komunitasnya. Mereka yang mampu menjaga eksistensi diri dan kehormatan diri, mereka akan memberikan manfaat pada orang lain. Orang seperti ini Insyaa Allah akan dihormati orang lain. Dari sini cepat atau lambat akan dicontoh, ditiru, atau diteladani tindakannya, semangatnya, dan kerja kerasnya.

Aja grujmutan berarti jangan melangkah untuk menuju pada perbuatan yang tidak terpuji. Sebab perbuatan tidak terpuji ini bisa menurunkan harga dan jati diri, memalukan keluarga besar, merugikan negara, dan merusak citra profesi dan negara.

Aja nggrumut duweke liyan berarti jangan sampai mengambil hak orang lain seperti mencuri, korupsi, manipulasi, plagiasi, merampok dan lainnya. Perilaku seperti ini bisa meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas politik, ekonomi, dan sosial.

 

 

Lasa Hs.