Bersama Mencapai Keunggulan Informasi Untuk Memajukan Bangsa

MOMEN

Kamis, 04 Februari 2021

AKREDITASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH/MADRASAH MUHAMMADIYAH-‘AISYIYAH

 Tulisan 3

 

1.                 Standar pelayanan

Pelayanan perpustakaan adalah kegiatan pendayagunaan sumber informasi, fasilitas, dan sarana prasarana perpustakaan kepada pemustaka atau calon pemustaka untuk mempermudah dan memperlancar akses informasi. Pelayanan perpustakaan pada dasarnya terdiri dari pelayanan teknis dan pelayanan pemustaka.

          Pelayanan perpustakaan dapat dilihat dari berbagai segi. Apabila dilihat dari dasar pelayanan, maka pelayanan perpustakaan  merupakan pelayanan yang berbasis pada benda maujud (tangible good). Apabila dilihat dari tujuan (goal), maka layanan perpustakaan tidak berorientasi pada keuntungan

          Untuk mendapatkan kualitas layanan, kiranya perlui ditanamkan sikap-sikap sebagai berikut:

a.     Pemustaka akan merasa puas  setelah meninggalkan meja pelayanan

b.     Petugas perpustakaan diharapkan mampu memberikan solusi yang dihadapi pemustaka

c.      Pemustaka akan merasa senang dan puas bila petugas bersikap kemitraan (friendly )

d.     Tidak teralu lama dalam memberikan pelayanan

Disamping itu, perlu juga memperhatikan standar minimal jenis layanan yang diberikan oleh perpustakan sekolah/madrasah. Standar jenis layanan ini meliputi; layanan baca di tempat, layanan sirkulasi, layanan referensi,  layanan story telling , layanan literasi informasi, dan layanan teknologi informasi. (Borang Akreditasi Perpustakaan Sekolah, 2018)

 

 

2.                 Standar tenaga perpustakaan

Tenaga perpustakaan atau sering disebut dengan sumber daya manusia perpustakaan adalah orang yang memiliki kualifikasi akademik tertentu, memiliki kompetensi, dan/atau sertifikasi kepustakawanan yang diberi tugas, kewajiban, tanggung jawab, hak, dan wewenang untuk melaksanakan tugas-tugas kepustakawanan dalam suatu perpustakaan milik pemerintah atau swasta. .

          Perpustakaan sekolah/madrasah akan mampu mencapai tujuan secara efektif efisien apabila dipimpin oleh pustakawan atau tenaga ahli di bidang perpustakaan. Tanpa kepemimpinan yang kompeten maka perpustakaan akan jalan di tempat. Penugasan nonpustakawan sebagai kepala perpustakaan sekolah/madrasah sesungguhnya hal itu merupakan penggusuran profesi.

          Secara garis besar, standar tenaga perpustakaan sekolah/madrasah:

a.     Kepala perpustakaan  serendah-rendahnya berijazah S1 ilmu perpustakaan yang diperoleh dari perguruan tinggi yang terakreditasi BAN PT Kemristek Dikti

b.     Kepala perpustakaan harus mengkuti Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) sekurang-kurangnya 7 (tujuh) kali dalam jangka waktu 3 tahun terakhir

c.      Staf pustakawan serendah-rendahnya harus memiliki ijazah Diploma ilmu perpustakaan yang diperoleh dari perguruan tinggi yang terakreditasi BAN PT Kemristek Dikti

d.     Semua tenaga perpustakaan harus mengikuti Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) dalam bidang masing-masing sekurang-kurangnya 7 (tujuh) kali dalam jangka waktu 3 tahun terakhir

e.      Sekurang-kurangnya ada 5 orang tenaga perpustakaan menjadi anggota atau pengurus organisasi profesi kepustakawanan, seperti Ikatan Pustakawan Indonesia/IPI (baca IPEI), Forum Perpustakaan Sekolah Indonesia (FPSI), Asosiasi Tenaga Perpustakaan Seluruh Indonesia (ATPUSI), Himpunan Pengelola Perpustakaan Sekolah Muhammadiyah-‘Aisyiyah (HIMPUSMA) dan lainnya

3.                 Standar penyelenggaraan dan pengelolaan

Pengelolaan perpustakaan sebenarnya segala kegiatan yang meliputi perencanaan, monitoring, dan evaluasi  penyelenggaraan kegiatan perpustakaan (Lasa Hs., 2017: 473). Namun menurut Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2014 Pasal 43 bahwa standar pengelolaan perpustakaan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.

Perencanaan merupakan penentuan langkah awal untuk mencapai tujuan yang dituangkan dalam kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Perencanaan ini memang mendahului dan mendasari fungsi-fungsi manajemen yang lain, berguna untuk memberikan arah, menjadi standar kerja, memberikan kerangka pemersatu, dan membantu memperkirakan peluang.

Apabila ingin perencanaan itu akan berjalan baik, maka dalam penyusunan perencanaan harus mencakup unsur ; kegiatan (what), siapa pelakunya (who), tempat (where), cara (why), waktu (when), anggaran (how much).

Monitoring adalah kegiatan pengawasan berkala yang dilakukan pada suatu kegiatan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan apakah sesuai jadwal, anggaran, target, dan kualitas yang telah direncanakan atau belum.

Evaluasi adalah kegiatan mengamati, mengoreksi, dan menimbang-nimbang tentang baik buruknya pelaksanaan program kerja maupun penyediaan sarana prasarana yang dilakukan oleh tim secara formal berdasarkan standardan/atau pedoman tertentu serta pemberian penghargaan sesuai kualitasnya.

Secara sederhana penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakan sekolah/madrasah  sekurang-kurangnya meliputi aspek-aspek; penyelenggaraan perpustakaan, pendirian perpustakaan sekolah, struktur organisasi perpustakaan makro dan mikro, program kerja, laporan dan evaluasi, anggaran, kerjasama internal dan kerjasama eksternal. Untuk itu, maka perpustakaan sekolah/madrasah harus memiliki:

a.     Surat keputusan pendirian perpustakaan yang diterbitkan oleh Pejabat Pembina di daerah atau Kantor Dinas Pendidikan Kota/Kebupaten, atau Yayasan/persyarikatan. Untuk perpustakaan sekolah/madrasah Muhammadiyah, surat keputusan ini diterbitkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah/PDM Kota/kabupaten.

b.     Program kerja tertulis jangka panjang, jangka menengah, jangka pendek

c.      Anggaran sekurang-kurangnya 5 % dari anggaran sekolah/madrasah

d.     Struktur organisasi sekurang-kurangnya terdiri dari Kepala Perpustakaan, Unit Layanan Teknis, Unit Layanan Pemustaka, dan Unit Layanan Teknologi Informasi, serta memiliki deskripsi tugas

e.      Laporan kegiatan bulanan, triwulan, dan tahunan

f.       Bukti kerjasama internal dan eksternal

g.     Kebijakan tertulis tentang anggaran, lokasi, sarana prasarana, ketenagaan, layanan, promosi, dan lainnya

 

Lasa Hs

Bersambung